Latihan kepemimpinan Visi merah putih

Visi Merah putih

Putih = Teori
Merah = Praktik

Semangat kebangsaan Indonesia dapat digambarkan dalam visi merah putih yang mengartikan bahwa arti warna putih adalah teori, segala sesuatu yang kita dapat melalui teori akan kita pelajari secara cermat sebelum praktik yang digambarkan dengan warna merah. Kata-kata tersebut adalah kata kiasan dengan maksut bagaimana kita dapat menunjukan rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

• Uuntuk menjadi manusia efektif menurut Stephen.R.Coveey
Diilustrasikan, ditengah malam nan gelap pekatnya samudra, ada sebuah kapal perang yang canggih dan kuat yang tengah melaju. Si kapten kapal mendapati adanya noktah cahaya tepat dijalur laju kapalnya. Ia berulang kali mengeluarkan peringatan agar si titik sinar itu keluar dari ordinat jalur kapalnmya, namun peringatan si kapten tidak digubrisnya sama sekali kapten murka, tapi sontak amarahnya pudar dan membelokan arah laju kapal ketika ternyata titik cahaya tersebut adalah sebuah marcucuar.

• Untuk meraih efektif adalah melalui efektif adalah melalui shifting paradigm.

• Unitive thingking ( perpaduan otak kanan dan otak kiri )
Pemaparan saya : Tulisan diatas merupakan materi yang disajikan secara singkat langsung oleh ketua umum Purna Paskibraka Indonesia kota Bogor kang Kun Nurachdiyat, SE. Sebuah pemaparan singkat yang penuh makna dalam materi yang berjudulkan visi merah putih dalam rangka latihan kepemimpinan Purna Paskibraka Indonesia kota Bogor 2009. Materi ini dibawakan dengan tegas dan mudah untuk dicerna oleh audiens, yaitu visi merah putih yang dapat diartikan pola pikir seorang leader dalam mengambil keputusan seperti yang dijelaskan dalam tulisan diatas. Bahwa dalam mengambil keputusan seorang Leader tidak boleh gegabah dan terpancing emosi. Seperti diilustrasiikan dalam cerita seorang kapten diatas bahwa betapa angkuhnya sang kapten sehingga tidak mempedulikan siapa saja yang ada didepan kapalnya yang menghalangi perjalanan lahju kapalnya akan dia terobos begitu saja, namun ternyata amarah sang kapten pun luluh ketika mengetahui benda didepan yang menghalangi kapalnya adalah sebuah marcusuar yang tidak mungkin ia terobos, karena sama saja bunuhdiri apabila ia tetap menerobosnya. Dalam ilustrasi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa didalam kehidupan ini ada sesuatu yang tidak mungkin manusia dapat melaluinya dengan kekeraskepalaan manusia tersebut, cobalah untuk berfikir dengan kepala yang dingin dan berfikir realistis.
Dalam seminar materi tersebut dihadiri oleh 38 orang yang pernah mengibarkan bendera sang saka merah putih dihadapan walikota Bogor. Merupakan satu rangkaian pembinaan untuk Purna Paskibraka Indonesia kota Bogor 2009 dalam rangka menjalani masa bakti satu tahunnya pasca pengibaran. Sumber